Video

Rabu, 26 Januari 2011

JAMNAS 2011


Salam Pramukada

woro.. woro..
kabar dari ketua dkc sukoharjo kak waskito,, katanya jambore nasional insya allah akan dilaksanakan pada awal bulan juni
katanya sih.. biaya lumayan mahal.. kisaran 4 JT perorangnya...
bayangin aja kalo di jumlahin jadi satu regu...

nah,, makanya buat adek" ku yang ingin ikut jambore nasional nabung aja dari sekarang,, untung-untung dapet hasil tabungan banyak.. tugas kalian adalah tinggal mempersiapkannya saja.. kakak" koord yakin kalian pati bisa ikut kegiatan nasional itu, dan dengan syarat mulai sekarang latihannya di serius'in,,

tujuan utama dilaksanakan Jambore Nasional itu untuk meningkatkan ketaqwaan, kemandirian, dan membangun jati diri untuk mendidik masyarakat menjadi pemimpin yang baik, dan menjadi harapan bagi seluruh lapisan masyarakat dan Bangsa Indonesia.

Ayo Putra-Putri terbaik Pramuka Assalaam, kita ramaikan pesta seluruh pandu Indonesia. Jangan menyerah !! sampai ketemu di Sumatera Selatan... sekian

Senin, 03 Januari 2011

Sekilas Pramuka Assalaam

Jiwa kepemimpinan dan kemandirian sangat penting bagi santri, sebab santri di pesantren dipersiapkan untuk menjadi pemimpin umat di masa yang akan datang, pemimpin yang mampu mengatur hidupnya dengan hukum Islam dan ilmu- ilmu pendukung yang lain dengan penuh tanggung jawab serta penuh dedikasi tanpa selalu bergantung kepada orang lain.
Kepemimpinan itu membutuhkan skill memimpin yang tidak bisa diperoleh dengan hanya membaca buku tentang kepemimpinan. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan selalu mengandung tanggung jawab dan kepemimpinan.
Kemandirian di PPMI Assalaam meliputi kemandirian dari segi pribadi dan kemandirian dari segi sosial, bergaul dengan teman- temannya secara baik dengan tidak membeda- bedakan antara teman satu dengan teman yang lain, selalu berpikir positif tidak terlalu berburuk sangka, saling bekerja sama dan tolong menolong dalam kebaikan.
Pembelajaran kepemimpinan dan kemandirian di pondok pesantren melekat dalam kegiatan- kegiatan santri, diantaranya dalam kegiatan kepramukaan. Kegiatan kepramukaan merupaka kegiatan yang bertujuan untuk mendidik anak agar dapat berjiwa mandiri dan berdikari serta mempunyai sosial yang tinggi serta tidak kalah pentingnya memberi kesempatan bagi santri untuk belajar kepemimpinan.
Gugus Depan Pramuka Khusus Islam PPMI Assalaam diresmikan pada Ahad, 4 September 1988 di Lapangan depan Gelora Assalaam oleh KH. Djamaluddin (Pimpinan sekaligus Sesepuh PPMI Assalaam dan Ketua YMPI Surakarta).  Seiring perjalanan waktu, kegiatan kepramukaan di PPMI Assalaam terus mengalami pasang surut.



KH. Djamaluddin (Pimpinan sekaligus Sesepuh PPMI Assalaam dan Ketua YMPI Surakarta) dalam sambutan saat Peresmian Gudep Pramuka Khusus Islam pada Ahad, 4 September 1988 di Lapangan depan Gelora Assalaam. Ulama dan Kyai kharismatik namun sangat zuhud ini kini sudah tiada. Almarhum meninggal dunia dan dimakamkan pada 16 Desember 1995 di TPU Pracimaloyo, desa Makamhaji, kec. Kartasura, kab. Sukoharjo




Sekilas Gerakan Pramuka

Sekilas Gerakan Pramuka

VISI, MISI DAN STRATEGI GERAKAN PRAMUKA

Visi:

“Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi handal masalah kaum muda”

Misi:

  1. Mempramukakan kaum muda
  2. Membina anggota yang berjiwa dan berwatak pramuka, berlandaskan iman dan taqwa (Imtaq), serta selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Imteq)
  3. Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang memiliki jiwa bela Negara
  4. Menggerakan anggota dan organisasi Gerakkan Pramuka agar peduli dan tanggap terhadap masalah-masalah kemasyarakatan

    Strategi:

    1. Meningkatkan jumlah dan mutu satuan pendidikan keparamukaan
    2. Meningkatkan jumlah dan mutu peserta didik
    3. Meningkatkan jumlah dan mutu tenaga pendidik
    4. Memperbarui kurikulum pendidikan kepramukaan
    5. Meningkatkan sarana dan prasarana Pendidikan
    6. Memantapkan organisasi, sitem manajemen, dan sumber daya
    7. Meningkatkan pelaksanaan pelbagai program Gerakan Pramuka

    Tujuan Kepramukaan

    Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, social, intelektual dan fisiknya, agara mereka bias:
    1. Membentuk, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda
    2. Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda
    3. Meningkatkan keterampilan kaum muda sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjdai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.

    Prinsip Dasar Kepramukaan

    Gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
    1. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam
    3. Peduli terhadap dirinya pribadi
    4. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka

    Metode Kepramukaan

    Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui:
    1. Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
    2. Belajar sambil melakukan
    3. Sistem berkelompok
    4. Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik
    5. Kegiatan di alam terbuka
    6. Sistem tanda kecakapan
    7. Sistem satuan terpisah untuk putera dan puteri
    8. Kiasan Dasar

    Lambang

    Lambang Pramuka
    Lambang Pramuka
    Lambang Gerakan Pramuka
    • Gerakan Pramuka berlambangkan: Gambar silhouette TUNAS KELAPA
    • Uraian arti Lambang Gerakan Pramuka
      1. Buah kelapa/nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “CIKAL”, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia berarti: penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.
        Jadi buah kelapa/nyiur yang tumbuh itu mengandung kiasan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup Bangsa Indonesia.
      2. Buah kelapa/nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
        Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat, ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
      3. Kelapa/nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya.
        Jadi melambangkan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaiaman juga.
      4. Kelapa/nyiur tumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan salah satu pohan yang tertinggi di Indonesia.
        Jadi melambangkan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
      5. Akar Kelapa/nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.
        Jadi lambang itu mengkiaskan, tekad dan keyakinan tiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
      6. Kelapa/nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.
        Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaanya kepada kepentingan Tanah air, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.
    • Lambang Gerakan Pramuka diciptakan oleh Sumardjo Atmodipuro (almarhum), seorang Pembina Pramuka yang aktif bekerja sebagai Pegawai Tinggi Departeman Pertanian
    • Lambang Gerakan Pramuka digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961 pada Panji-panji Gerakan Pramuka yang dianugerahkan kepada Gerakan Pramuka oleh Presiden republik Indonesia.
    • Pemakaian lambang Gerakan Pramuka sebagai lencana dan penggunaannya dalam tanda-tanda, bendera, papan nama, dsb. diatur dalam Petunjuk-petunjuk Penyelenggaraan.
    • Lambang Gerakan Pramuka berupa Gambar silhouette TUNAS KELAPA sesuai dengan SK Kwartir Nasional No. 6/KN/72 Tahun 1972, telah mendapat Hak Patent dari Ditjen Hukum dan Perundangan-undangan Departeman Kehakiman, dengan Keputusan Nomor 176634 tanggal 22 Oktober 1983, dan Nomor 178518 tanggal 18 Oktober 1983, tentang Hak Patent Gambar TUNAS KELAPA dilingkari PADI dan KAPAS, serta No. 176517 tanggal 22 Oktober 1983 tentang Hak Patent tuliasan PRAMUKA.
    Sumber : Kwarnas

    Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More